Terngiang Caronang

Saya pikir, menyerah adalah kata yang cukup tepat mewakili keinginan saya membedah cerita pendek karya Eka Kurniawan berjudul Caronang*. Maka, alih-alih untuk membedahnya, selain juga karena saya tidak sanggup, saya nikmati saja karyanya itu. Paling tidak saya nikmati cerpen itu dengan membacanya berulang-ulang. Dari pembacaan yang berulang-ulang itu beberapa hal menarik saya dapatkan. Hal menarik […]

View More

Hanyut-Tenggelam, Mengambang dan Berenang di Fiksi Alice

Adakah kepastian dalam hidup? Tidak, saya tidak sedang sungguh-sungguh berpikir tentang hidup dengan mengajukan pertanyaan itu. Saya hanya sedang berusaha memahami cerita pendek berjudul “A Carnival Jangle” karya Alice Dunbar-Nelson. Saya mencoba mencari sesuatu hal yang dapat saya pastikan dalam ceritanya. Hingga beberapa kali membaca, semuanya tetap terasa mengambang, antara tragedi dan komedi, antara tua […]

View More

Jeli Pada Musim Semi

Pertama selesai baca cerita pendek dengan judul The Revolutionist karya Michaal P. Artzybashev, saya tak langsung dapat memahami maksudnya, kecuali beberapa kesan yang saya dapat setelahnya. Kesan itu, pada awalnya, adalah semacam kengerian, teror, bahkan horor. Meskipun, bagi saya, cerita itu tampak seolah-olah menahan sedapat mungkin tidak secara vulgar menampilkan kengerian, teror, dan horor, tetapi […]

View More

Merupa Ulang Rupa Waktu ala Nathaniel

Beberapa orang menganggap Waktu adalah teramat penting, dan seringkali menempatkannya di tempat yang dapat selalu mengingatkan dirinya terhadapnya. Beberapa orang yang lain, meskipun menganggap Waktu sebagai yang terpenting, justru menempatkannya di tempat tersembunyi, yang hanya dirinya sendiri yang mengetahui, karena Waktu telah dihayatinya, menyatu dengan dirinya. Beberapa orang yang lain lagi, menganggap Waktu tidaklah penting, […]

View More

Berkhayal Pesta Pakai Kacamata

Dalam suatu perjumpaan, disadari atau tidak, saya acapkali menggunakan ukuran tertentu untuk menakar yang ada di hadapan saya. Ukuran yang saya gunakan itu mulai dari hal yang paling sederhana hingga pada hal-hal yang paling rumit – dari hal yang dapat saya inderai, yang tidak tampak, dan, bahkan, yang tidak ada wujudnya. Ketika membaca cerita pendek […]

View More

Mencabut Duri di Kaktus Henry

Saya seringkali terlampau yakin telah mengenal dengan sungguh-sungguh semua yang berada di dekat, dan juga yang telah akrab, dengan saya. Tetapi, sayangnya, keyakinan dan kesungguhan saya itu kemudian tinggal hanya kepercayaan diri, dan juga kesombongan, yang tidak sepenuhnya dapat menjadi sandaran. Itu terjadi, misalnya saja, dalam kejadian sederhana, ketika jari-jari kaki saya masih saja tersandung […]

View More

THE Fun Domesti[CAT]ed F[ACT]

Kata “insting” terlampau sering dikaitkan dengan kesan “liar”, “kasar”, “primitif”, “tak terdidik”, bahkan “tak beradab”. Orang yang hanya menuruti instingnya saja, akan dengan mudah diturunkan “derajat”nya ke taraf hewan, bahkan ketika insting itu, apabila masih disisakan, justru menyelamatkan hidup itu sendiri. Membaca cerita pendek karya Mary Eleanor Wilkins Freeman berjudul The Cat seolah memberikan ilustrasi […]

View More