Terngiang Caronang

Saya pikir, menyerah adalah kata yang cukup tepat mewakili keinginan saya membedah cerita pendek karya Eka Kurniawan berjudul Caronang*. Maka, alih-alih untuk membedahnya, selain juga karena saya tidak sanggup, saya nikmati saja karyanya itu. Paling tidak saya nikmati cerpen itu dengan membacanya berulang-ulang. Dari pembacaan yang berulang-ulang itu beberapa hal menarik saya dapatkan. Hal menarik […]

View More

Percik Harap untuk Tatap Gelap

Kali ini saya membaca cerita pendek karya Leonid Andreyev berjudul Lazarus. Nama Lazarus, yang menjadi judul cerita pendek itu, adalah nama yang cukup terkenal. Beberapa hal seringkali dikaitkan dengan nama itu. Salah satunya terkait dengan mujizat kebangkitan atau kembali hidupnya seseorang dari kematian. Leonid Andreyev pun, saya pikir, juga melekatkan hal itu dalam karakter utama […]

View More

Mengamati Kisah Kipling

Beberapa kesan saya dapatkan ketika dan setelah membaca cerita pendek berjudul Rikki-Tikki-Tavi karya Rudyard Kipling yang terinspirasi Panchatantra. Kesan-kesan itu mulai dari keingintahuan, kekhawatiran, kelucuan, hingga kebahagiaan. Keingintahuan itu muncul tidak hanya ketika membaca judulnya yang unik, tetapi juga permulaan cerita yang seolah mengajak membacanya lebih lanjut, dan  mencari tahu lebih dalam tentang cerita itu. […]

View More

Berkhayal Pesta Pakai Kacamata

Dalam suatu perjumpaan, disadari atau tidak, saya acapkali menggunakan ukuran tertentu untuk menakar yang ada di hadapan saya. Ukuran yang saya gunakan itu mulai dari hal yang paling sederhana hingga pada hal-hal yang paling rumit – dari hal yang dapat saya inderai, yang tidak tampak, dan, bahkan, yang tidak ada wujudnya. Ketika membaca cerita pendek […]

View More

Mencabut Duri di Kaktus Henry

Saya seringkali terlampau yakin telah mengenal dengan sungguh-sungguh semua yang berada di dekat, dan juga yang telah akrab, dengan saya. Tetapi, sayangnya, keyakinan dan kesungguhan saya itu kemudian tinggal hanya kepercayaan diri, dan juga kesombongan, yang tidak sepenuhnya dapat menjadi sandaran. Itu terjadi, misalnya saja, dalam kejadian sederhana, ketika jari-jari kaki saya masih saja tersandung […]

View More

Labirin Teka-Teki Gorky

Membaca cerita pendek berjudul One Autumn Night karya Maxim Gorky seperti diajak memasuki suatu labirin. Labirin ini, yang meski kadang dilengkapi dengan pencahayaan yang cukup terang, tetapi tetap memberi batasan pada jangkauan penglihatan – baik ke depan, ke samping, ataupun ke belakang. Walaupun demikian, Gorky mencoba mengajak saya perlahan-lahan memasuki lorong demi lorong. Dari lorong […]

View More

THE Fun Domesti[CAT]ed F[ACT]

Kata “insting” terlampau sering dikaitkan dengan kesan “liar”, “kasar”, “primitif”, “tak terdidik”, bahkan “tak beradab”. Orang yang hanya menuruti instingnya saja, akan dengan mudah diturunkan “derajat”nya ke taraf hewan, bahkan ketika insting itu, apabila masih disisakan, justru menyelamatkan hidup itu sendiri. Membaca cerita pendek karya Mary Eleanor Wilkins Freeman berjudul The Cat seolah memberikan ilustrasi […]

View More

Gagal Menjahit Mantel Gogol

Ada dua hal berkesan yang saya dapatkan usai membaca The Cloak karya Gogol, selain kisahnya sendiri tentu saja, yakni terkait dengan penggambaran karakternya, dan terkait dengan penyingkapan struktur masyarakat dalam ceritanya. Tetapi, tampaknya, sukar menggambarkannya tanpa meletakkan kisah itu dalam ruang dan waktu tertentu. Pertama-tama, ketika membacanya, saya seolah sedang menonton suatu panggung pertunjukan, dengan […]

View More