Memotret Stasiun Kereta Dari Rel Besi-Baja

Ketika beberapa orang berkumpul dan menyepakati satu-dua hal menjadi tujuan mereka, mau tidak mau organisasi menjadi jalan paling efektif dan efisien untuk mencapainya. Berorganisasi, selanjutnya, juga melibatkan pembagian kerja, dan tanggung jawab. Pengorganisasian, pembagian kerja, dan tanggung jawab itu, apabila digambarkan akan menjadi semacam organogram. Untuk dapat terlaksana di lapangan, organogram ini tidak hanya mengandalkan […]

View More

Mengamati Kisah Kipling

Beberapa kesan saya dapatkan ketika dan setelah membaca cerita pendek berjudul Rikki-Tikki-Tavi karya Rudyard Kipling yang terinspirasi Panchatantra. Kesan-kesan itu mulai dari keingintahuan, kekhawatiran, kelucuan, hingga kebahagiaan. Keingintahuan itu muncul tidak hanya ketika membaca judulnya yang unik, tetapi juga permulaan cerita yang seolah mengajak membacanya lebih lanjut, dan  mencari tahu lebih dalam tentang cerita itu. […]

View More

Menyelidik Fantasi Korlenko

Sampai dengan saat ini, mungkin Plato-lah yang dianggap paling lengkap menuliskan ajaran-ajaran dan kisah Sokrates, gurunya, dibandingkan dengan murid-muridnya yang lain. Meskipun demikian, kisah Sokrates yang ditulis Plato berhenti di sekitar kematian Sokrates. Lalu apa jadinya kalau kisah Sokrates setelah pelaksanaan hukuman mati itu dituliskan? Cerita pendek berjudul The Shades, A Phantasy karya Vladimir G. […]

View More

Merupa Ulang Rupa Waktu ala Nathaniel

Beberapa orang menganggap Waktu adalah teramat penting, dan seringkali menempatkannya di tempat yang dapat selalu mengingatkan dirinya terhadapnya. Beberapa orang yang lain, meskipun menganggap Waktu sebagai yang terpenting, justru menempatkannya di tempat tersembunyi, yang hanya dirinya sendiri yang mengetahui, karena Waktu telah dihayatinya, menyatu dengan dirinya. Beberapa orang yang lain lagi, menganggap Waktu tidaklah penting, […]

View More

Berkunjung ke Piramida Bersama Semyonov

Adakah yang pernah ke piramida? Saya belum. Beberapa kali saya hanya membacanya saja dalam buku-buku dan majalah, selain juga melihatnya dalam film-film. Tetapi tulisan ini tidak hendak membahas tentang piramida yang ada di Mesir sana, melainkan tentang cerita pendek berjudul The Servant karya Semyonov. Lalu apa kaitannya? Ya, tidak ada. Hehe…. Saya hanya membayangkan saja […]

View More

Memper-hati-kan* Catatan M.R. James

Entah karena apa, sejak membaca kalimat awal cerita pendek berjudul Lost Hearts karya Montague Rhodes James (M.R. James), saya begitu saja mempersiapkan kertas dan pena. Satu dua hal saya pikir, ketika itu, butuh saya tuliskan di atas kertas. Begitu selesai membaca, memang kemudian, saya dapatkan beberapa hal tercatatkan dalam kertas yang saya persiapkan itu. Pertama, […]

View More

Berkhayal Pesta Pakai Kacamata

Dalam suatu perjumpaan, disadari atau tidak, saya acapkali menggunakan ukuran tertentu untuk menakar yang ada di hadapan saya. Ukuran yang saya gunakan itu mulai dari hal yang paling sederhana hingga pada hal-hal yang paling rumit – dari hal yang dapat saya inderai, yang tidak tampak, dan, bahkan, yang tidak ada wujudnya. Ketika membaca cerita pendek […]

View More

Mencabut Duri di Kaktus Henry

Saya seringkali terlampau yakin telah mengenal dengan sungguh-sungguh semua yang berada di dekat, dan juga yang telah akrab, dengan saya. Tetapi, sayangnya, keyakinan dan kesungguhan saya itu kemudian tinggal hanya kepercayaan diri, dan juga kesombongan, yang tidak sepenuhnya dapat menjadi sandaran. Itu terjadi, misalnya saja, dalam kejadian sederhana, ketika jari-jari kaki saya masih saja tersandung […]

View More

Labirin Teka-Teki Gorky

Membaca cerita pendek berjudul One Autumn Night karya Maxim Gorky seperti diajak memasuki suatu labirin. Labirin ini, yang meski kadang dilengkapi dengan pencahayaan yang cukup terang, tetapi tetap memberi batasan pada jangkauan penglihatan – baik ke depan, ke samping, ataupun ke belakang. Walaupun demikian, Gorky mencoba mengajak saya perlahan-lahan memasuki lorong demi lorong. Dari lorong […]

View More

THE Fun Domesti[CAT]ed F[ACT]

Kata “insting” terlampau sering dikaitkan dengan kesan “liar”, “kasar”, “primitif”, “tak terdidik”, bahkan “tak beradab”. Orang yang hanya menuruti instingnya saja, akan dengan mudah diturunkan “derajat”nya ke taraf hewan, bahkan ketika insting itu, apabila masih disisakan, justru menyelamatkan hidup itu sendiri. Membaca cerita pendek karya Mary Eleanor Wilkins Freeman berjudul The Cat seolah memberikan ilustrasi […]

View More