By redaksibacaapa

0

Log Book Api Imajinasi

Sebagai salah satu penemuan terpenting manusia, selain bahasa, api telah membantu manusia bertahan hidup sampai di tempat yang belum terbayangkan sebelumnya. Cerita pendek berjudul To Build a Fire karya Jack London mungkin hendak mengingatkan hal itu.

Dengan mengandaikan cerita itu menjadi semacam rencana perjalanan, dan juga catatan perjalanan, bahkan log book, saya membayangkan membuat tabel untuk cerita tersebut. Tabel itu memuat kolom keterangan waktu, lokasi, kejadian atau kegiatan, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, juga tujuan dan target perjalanan.

Namun, yang tak kalah penting, tabel itu juga terdapat kolom catatan yang memuat keterangan suhu udara, cuaca, keadaan alam, juga kecepatan perjalanan; dan, ini yang saya pikir menjadikannya menarik, adanya kolom reaksi para pelaku perjalanan itu: manusia dan hewan “peliharaan”nya.

Bagi saya pribadi, cerita itu juga menunjukkan “perbandingan” respons antara manusia dan hewan terhadap alam, di mana imajinasi membentuk jurang yang dalam, sekaligus gunung yang menjulang, yang memisahkan manusia dan hewan.

Manusia, dengan imajinasinya, tidak hanya membaca tanda, melainkan dapat pula menciptakan dan menghilangkannya, dan melahirkan – demikian juga menghapus – makna. Makna dapat menjadi lahan menumbuhkembangkan tindakan manusia, yang buahnya, bisa jadi, adalah peradaban.

Jack London, dalam cerita itu, tidak hanya memberikan gambaran yang cukup jelas dan detail tentang alam, melainkan juga menempatkan alam sebagai suatu semesta tanda, yang dapat dibaca, dan mengandung makna. Pembacaan, dan juga pemaknaan, atas alam antara manusia dan hewan dapat dibaca dengan jelas dalam cerita tersebut.

Imajinasi, dalam cerita itu, sebagaimana api, memegang peran penting bagi manusia, yang tak hanya menjadikannya sanggup merencanakan tindakan yang dinilai tepat – dan pada akhirnya menyelamatkan dan menjaga kehidupannya terus menyala – melainkan juga sebaliknya, sanggup memaksanya terus berjalan, meskipun tak membawanya sampai di tujuan.

161220

Credit: Foto oleh Miguel Á. Padriñán dari Pexels