By redaksibacaapa

0

Berkunjung ke Piramida Bersama Semyonov

Adakah yang pernah ke piramida? Saya belum. Beberapa kali saya hanya membacanya saja dalam buku-buku dan majalah, selain juga melihatnya dalam film-film. Tetapi tulisan ini tidak hendak membahas tentang piramida yang ada di Mesir sana, melainkan tentang cerita pendek berjudul The Servant karya Semyonov.

Lalu apa kaitannya? Ya, tidak ada. Hehe….

Saya hanya membayangkan saja bahwa cerita pendek karya Semyonov itu ber“bentuk” seperti piramida.  Yang saya maksudkan adalah cara Semyonov menuliskan cerita pendeknya bagian per bagian.

Bagi saya, hal itu membuat Semyonov tampak seperti sedang menyusun sebuah piramida. Untuk menyusun piramida ceritanya, Semyonov menggunakan seorang karakter, yakni seorang pemuda bernama Gerasim, dan sebuah permasalahan yang menghubungkan antar bagian ceritanya, yakni pekerjaan. Dengan kedua hal itulah, menurut saya, The Servant disusun.

Piramida itu, bukanlah piramida yang susunannya bertumpuk dan terpisah satu bagian dengan bagian yang lain, melainkan yang seperti spiral – yang  berpilin – yang antara satu bagian dengan bagian yang lain terus terhubung dan memusat ke titik yang lebih kecil, entah titik ini letaknya di bagian bawah atau di bagian atas bangunan piramida itu.

Pada bagian I, karakter yang muncul hanya satu, dengan permasalahan yang juga satu: tidak ada pekerjaan; pada bagian II, karakter yang muncul dua, dengan dua permasalahan: tidak ada pekerjaan, dan mencarikan pekerjaan; pada bagian III, karakter yang muncul juga tiga, dengan tiga permasalahan: tidak ada pekerjaan, mencarikan pekerjaan, dan mengadakan pekerjaan; dan pada bagian IV, karakter yang muncul lima, dengan empat permasalahan: tidak ada pekerjaan, mencarikan pekerjaan, mengadakan pekerjaan, dan menghilangkan pekerjaan.

Selain itu semua, yang membuat cerita Semyonov mirip dengan sebuah piramida adalah terkait dengan fungsinya sebagai makam. Tetapi tidak hanya tentang fungsinya saja, melainkan juga lebih kepada cara jenazah itu diletakkan, atau lebih tepatnya: disembunyikan.

Semyonov, dalam cerita itu, menurut saya berhasil membungkus dan menyembunyikan “motif” sebenarnya dari salah satu karakter dalam ceritanya, yakni Yegor Danilych – yang menjanjikan pekerjaan kepada Gerasim, tetapi dengan menyingkirkan pekerja yang lain. Selain motif, menurut saya, dasar dari permasalahan dalam cerita itu juga berhasil tersamarkan. Kedua hal itu, motif dan dasar permasalahan, memang tidak terlalu terlihat di sana, tetapi di dalam piramida cerita itu, terdapat jalan yang saya duga mengarah ke sana.

Meskipun, tidak menutup kemungkinan, di ujung jalan, dugaan saya itu meleset.

281120

Credit: Foto oleh Amelia Hallsworth dari Pexels